Rahmani FC dan PUSDIKZI Meresmikan Berdirinya Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti (RFC)
Pada tanggal 21 Februari 2011, Rahmani FC akhirnya secara resmi berganti nama menjadi Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti (RFC). Hal ini merupakan bentuk kerja sama antara Rahmani FC dengan Pusat Pendidikan Zeni (PUSDIKZI). Upacara peresmian yang dipimpin langsung oleh Komandan PUSDIKZI, Kolonel Adi Sudaryanto S.IP ini berlangsung secara militer dan dihadiri segenap anggota dan pengurus RFC serta anggota TNI AD di lingkungan PUSDIKZI. Turut hadir pula dalam upacara tersebut antara lain, tamu dari pengurus KONI Kota Bogor, pengurus PSSI Pengcab. Kota dan Kab. Bogor serta sejumlah wartawan dari berbagai harian media cetak dan elektronik.
Upacara peresmian RFC tersebut ditandai dengan pelepasan rangkaiaan balon yang membawa spanduk "Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti" yang melambangkan bahwa RFC melalui pembinaan sepak bola usia dini siap berkiprah di dunia sepak bola Kota Bogor khususnya dan Nasional pada jenjang berikutnya. Seperti dikutip dari pernyataan Ketua Umum RFC, Bapak C. Andy Guyana, pembentukan RFC dilandaskan pada kesamaan Visi antara RFC dan Pusdikzi yaitu ingin membangkitkan gairah sepak bola Bogor yang sekarang sedang terpuruk, dengan menciptakan bibit2 muda yang selama ini banyak yang tidak tertampung. Disamping itu baik RFC maupun Pusdikzi juga sama2 bersifat "Sosial" yang pada umumnya tidak dimiliki oleh SSB lain.
Dalam kesempatan ini, RFC secara resmi meluncurkan Logo dan Banner baru yang selanjutnya akan menjadi Logo dan Banner resmi dalam pelaksanaan seluruh kegiatan RFC. Pembentukan Rahmani Wiyata Ksatria Bhakti juga membawa perubahan dalam struktur kepengurusan RFC dengan melibatkan para anggota dari pihak PUSDIKZI. Disamping itu juga akan ada penambahan waktu latihan serta weekly games yang akan dilaksanakan setiap hari Jumat/Sabtu.Pembentukan RFC kedepannya diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi, kebersamaan dan kekeluargaan baik di antara pengurus maupun pejabat pemerintah termasuk TNI dan POLRI serta masyarakat Bogor dan para siswa itu sendiri.






0 komentar:
Poskan Komentar